101009, angka itu menoreh perih dalam jiwaku.

Membungkamku dalam keheningan. Kuyakinkan diriku, ini hanya mimpi.

Saat sunyi malam merayap. Semua datang menghampiri. Kenangan. Kehilangan. Perih. Air mata. Dan,,,,,Kusadari separuh jiwaku terbang bersamamu.

Semenjak itu, hari-hariku tak akan sama. Keharuan selalu meliputiku.

Mencoba mencari kenangan akan dirimu, yang kudapati hanya luka yang makin dalam. Tuhan, salahkah aku kalau terlalu merindukannya?

171009, Kunyalakan lilin dalam hatiku. Kupanjatkan doa. Kuiringi dirimu. Menemui Sang Pencipta.

Tersenyumlah di surga. Tersenyumlah untukku, untuk semua yang menyayangimu, semua yang kau kasihi. Kau selalu ada di setiap hembusan nafasku, nadiku.

I Love you, Stephen with all my soul.

“You flew away.You left.You flew away.This hurt it aches.You flew away.I cry.I pray each night to God.”

::just an ordinary me::

Advertisements