Gw beli nich buku bulan Mei lalu..gw baru sempet baca akhir-akhir ini. Itu gara-gara gw denger dari sepupu gw klo nich buku “nggak” banget..kenapa juga gw mesti percaya. Tiap orang khan punya gambaran beda-beda dari buku-buku yang dibaca..n its happen to me….

:: The Magdalen :: written by Marita Conlon-McKenna, latar kisah ini nyata ada di Irlandia di pertengahan abad ke – 19 sampai tahun 1996. “The Magdalena Laundry” tempat yang biasa dikenal sebagai tempat rehabilitasi wanita-wanita pendosa, pelacur, korban inses, perkosaan serta wanita yang hamil di luar nikah *The Magdalen*, terbuang, terpenjara, tersiksa …..semua demi penebusan dosa dan ampunan dosa.  Dipaksa bekerja demi keuntungan para pengelola, dan mereka harus menerima perlakkuan kasar atas nama penebusan dosa.

Kisah perjuangan seorang perempuan bernama Esther Doyle dan juga perempuan-perempuan lainnya bertahan hidup di “neraka di rumah Tuhan” and they have their own story and secret…

Plot ceritanya tidak sampai mengerutkan kening pembacanya…sangat2 mengalir…dan penulisnya benar-benar bercerita secara vulgar..terang-terangan. Awalnya memang membosankan tapi penulisnya pintar menaikan emosi atau menjerat pembacanya???? Karena secara tidak sadar gw terus membalik-balik halaman, penasaran dgn hidup esther, gadis desa, mau tidak mau, must face the reality of her lives, banyak hal yang membuat dia tidak sebagai gadis desa yang biasa tapi luar biasa. Esther harus menghadapi kesedihan yang dia tidak bayangkan sebelumnya dan harus memilih untuk tinggal di “The Magdalena Laundry”.

Sepupu gw salah besar mengenai buku ini atau dia memang tidak salah sama sekali..seperti gw bilang di awal, setiap orang punya gambaran berbeda dari setiap cerita….Buku ini tidak “nggak” banget tapi “iya” banget…*The Magdalen* tidak sepenuhnya wanita pendosa tapi wanita yang dipermainkan, how to face kenyataan dalam hidup, berjuang untuk tidak jatuh, berdiri dari jatuh, menikmati hidup, meneruskan hidup, wanita tidak lemah, berharganya seorang wanita. Makes me proud to be a woman…

:: just an ordinary me ::

Advertisements