written by Patrick Suskind, dari back cover bukunya, “Perfume” bercerita tentang pembunuhan berantai yang misterius, 25 gadis perawan tewas mengenaskan. Pakaian beserta rambut dan kulit kepala mereka hilang. Tubuh mereka benar-benar layu, seolah tak pernah hidup sebelumnya. Seakan seluruh daya hidup yang pernah ada terisap tak tersisa. Semua pembunuhan identik. Dilakukan dengan rapi dan terencana. Masterpiece seorang seniman yang genius.

Setelah gw baca, gw tersenyum, bukan..bukan karena ceritanya jelek atau komedi bukan itu tapi lebih ke mmm apa yach, harapan gw aja yang terlalu muluk buat buku ini. Patrick Suskind menceritakannya tidak terlalu vulgar atau mungkin sama sekali tidak vulgar. Menurut gw ini bukan cerita tentang pembunuhan *ada beberapa sich,jadi tidak usah kecewa* awalnya gw berharap adegan pembunuhannya membuat gw tidak bisa tidur *kacau yach gw, demen banget cerita thriller suspense begini hihihi* Menurut gw ini lebih ke perjalanan hidup seorang Jean-Baptiste Grenouille, look like biography.

Mencoba mencari bagaimana ini buku bisa jadi international best seller. Mungkin, karena gak mungkin ada orang yang tidak punya aroma tubuh di dunia ini…atau bagaiamana seorang Grenouille membuat, meracik, meramu aroma…atau seorang Grenouille meg-endus aroma yang —– ada nggak yach orang yg kaya Grenouille..atau seorang Grenouille yang mau belajar dari orang lain dan tidak pernah merasa puas mencari pengetahuan tentang aroma. Ahli Parfum ternama Jean-Baptise Grenouille memang pantas disebut seniman genius. Masterpiece nya benar-benar menakjubkan………..

FYI, buku ini sudah di buat filmya..tapi kok gak masuk indonesia yach..dvdnya jg tidak ada *tidak lulus sensor???? :)* penasaran gw ama filmnya..n gw denger2 yang jadi Grenouille nya si Alan Rickman, itu lho si Profesor Snape dalam Harry Potter, cocok untuk memerankan seorang Grenouille yang dingin dan pendiam.

Yang pasti harus dicatat..digaris bawahi..gw tidak kecewa sama sekali dengan buku ini…dan gw sadar apa yang membuat buku ini jadi best seller..efek ending ke pembacanya *dalam hal ini gw* yang unspeakble…kira-kira efeknya sama gak yach sama semua pembacanya. Penasaran?????langsung coba rasakan sendiri saja efeknya 😀

:: Just an ordinary me ::

Advertisements