1. Segala yang kita lakukan adalah komunikasi

Bagaimana anda memilih busana, mobil, rumah, termasuk penataannya merupakan komunikasi. Dengan itu semua, sebenarnya anda ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain tentang siapa & bagaimana citra diri anda. Harapnnya, anda ingin diperlakukan sesuai dengan citra diri yang anda tampilakan.

2. Cara pesan disampaikan selalu mempengaruhi bagaimana pesan tersebut diterima

Orang lebih mempercayai keadaan non verbal yang anda tampilkan dibandingkan dengan ucapan yang keluar dari mulut anda. Aspek-aspek non verbal, yaitu:

– Mimik Wajah

– Kontak Mata

– Bahasa Tubuh

– Intonasi Suara

– Volume Suara

3.Komunikasi yang sebenarnya adalah pesan yang diterima, bukan yang diharapkan untuk diterima

Karenanya, selain pada apa yang akan disampaikan, persiapkan pula bagaiman cara anda menyampaikan pesan tersebut, agar pesan yang diterima oleh orang lain sesuai dengan yang anda inginkan…selanjutnya, lakukan konfirmasi untuk meyakinkan.

4. Cara kita memulai pesan seringkali menetukan hasil komunikasi

Ingatlah! kesan pertama yang anda ciptakan akan mempengaruhi proses selanjutnya dalam interaksi.

5. Komunikasi merupakan jalan dua arah, kita harus memberi tak hanya menerima

Komunikasi adalah memberi dan menerima, karena pada dasarnya komunikasi yang berhasil adalah memberi informasi yang berguna & mengumpulkan informasi yang berguna.

6. Komunikasi adalah tarian

Kita berkomunikasi dengan orang lain & bukan pada orang lain. Karenanya,  gaya berkomunikasi kita pun tidak boleh kaku dan selau sama. Setiap kali kita berkomunikasi dengan orang yang berbeda-beda, maka gaya kita pun harus berubah, disesuaikan dengan keadaan & latar belakang orang yang diajak berinteraksi. Jangan harapkan orang lain menyesuaikan diri dengan kita. Mulailah dari anda untuk menyesuaikan diri, karena kemampuan yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang lain, sikap emapti dapat memperlancar proses komunikasi yang anada lakukan.

…source: “Crystal Clear Communication” by Kris Cole….

Advertisements